• Thu. Apr 15th, 2021

KABARBRONIS

Berbagi info untukmu

Epidemiolog UI mengkritisi target vaksinasi pemerintah

Byadmin

Mar 8, 2021


ILUSTRASI. Seorang tenaga kesehatan memeriksa kondisi pengemudi kendaraan umum sebelum mengikuti vaksinasi COVID-19

Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Yudho Winarto

KABARBRONIS.COM – JAKARTA. Epidemiolog mengkritisi target vaksinasi virus corona (Covid-19) yang dilakukan pemerintah. Epidemiolog Universitas Indonesia Pandu Riono menyebut jumlah vaksinasi bukan masalah utama saat ini.

Pandu bilang pemerintah harus memberi prioritas vaksinasi kepada masyarakat dengan risiko tinggi. “Jangan target jumlah total, sulit dicapai dan tidak mungkin dicapai cepat. Cukup target penduduk yang sangat berisiko dulu,” ujar Pandu saat dihubungi KABARBRONIS.COM, Senin (8/3).

Baca Juga: Sebanyak 1,1 juta dosis vaksin AstraZeneca tiba di Tanah Air

Prioritas vaksin disebut pandu harusnya diberikan kepada tenaga kesehatan, masyarakat lanjut usia, dan masyarakat yang memiliki komorbid. Saat ini vaksinasi lansia dan masyarakat dengan komorbid masih kalah dengan vaksinasi petugas publik.

Padahal vaksinasi masyarakat dengan risiko tinggi bisa berdampak pada tingkat keterisian rumah sakit dan kematian. Sementara itu Epidemiolog Griffith University Australia, Dicky Budiman menekankan perlunya penambahan kebutuhan vaksinasi.

Antara lain berkaitan dengan vaksinator, lokasi vaksinasi, dan sebaran vaksinasi. Bertambahnya ketersediaan vaksin tak akan mempercepat pelaksanaan vaksinasi.

“Kalau jumlah vaksinatornya, lokasi pemberian vaksinasi tidak bertambah, termasuk sebaran tidak bertambah, ini yang membuat tidak akan ada penambahan signifikan,” terang Dicky.

Dicky juga menyoroti rencana vaksinasi gotong royong. Pada pelaksanaan vaksin gotong royong, perusahaan juga harus mendukung vaksinasi pemerintah.

Baca Juga: Menkes optimistis vaksinasi gotong royong percepat target herd immunity

Salah satunya dapat dilakukan vaksinasi kepada masyarakat sekitar. Percepatan vaksinasi diperlukan untuk mencegah berkembangnya pandemi mengingat adanya perkembangan varian baru.

Selain vaksinasi, pelaksanaan protokol kesehatan juga harus dilakukan selama pandemi Covid-19. Termasuk juga upaya testing, tracing, dan treatment.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KABARBRONIS Store.





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *